Taman Kedoya Baru B5/13 Jakarta Barat. (021-580 2064 dan 0812-9349449)
Ice Cream merupakan salah satu produk bakery yang disukai oleh segala usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Hal inilah yang memantapkan Yoko Sulistio dan rekan bisnisnya Liliani Iskandar untuk secara serius berbisnis Ice Cream. Berawal dari produksi kue yang berukuran mini di tahun 1988 dan merambah pada produksi ice cream pada tahun 1989 membuat Yoko dan Liliani memilih untuk lebih serius dalam produksi ice cream karena masih memiliki pasar yang luas.
Tampil dengan ciri khas ukuran mini, maka Yoko mendesain ice cream dengan ukuran mini mula seperti kue-kue yang pernah dibuatnya. Dainty Ice Cream yang berukuran mungil, merupakan masterpiece dari La Reassa dan masih menjadi favorit sampai sekarang. Dainty merupakan ice cream yang dibalut dengan cokelat, tersedia 9 rasa ice cream yaitu cokelat, mocha, rum raisin, orange, caramel, butter scotch, vanilla, mint dan strawberry. “Pada awal dibuatnya bentuk ice cream ini, kami mendapat sambutan yang sangat baik dari pelanggan lama kami dan semakin bermunculan pelanggan baru,”jelas Yoko.
Yoko menjelaskan bahwa berbeda dengan pembuat ice cream yang lainnya, La Reassa hanya melayani pemesanan dalam jumlah banyak atau untuk hantaran dan hadiah, baik dari perseorangan maupun instansi. “Kami mengawali bisnis ini sebagai side job selain tugas utama kami sebagai ibu rumah tangga. Maka kami tidak merencanakan untuk membuka gerai untuk dine in, karena itu kami ingin tetap di rumah untuk kegiatan produksi walaupun produknya bisa sampai hampir ke seluruh wilayah Jakarta,”jelas Yoko. Setelah berjalan lebih dari 20 tahun, Yoko menilai jika di 5 tahun terakhir semakin banyak bermunculan produsen ice cream dan juga brand-brand ice cream dunia yang masuk ke Indonesia. Tetapi dua sekawan ini yakin akan tetap eksisnya La Reassa Ice Cream karena memiliki ciri khas tersendiri.
Artikel selengkapnya dapat dibaca di majalah Bakery Indonesia edisi Maret 2010.
























Leave a reply