News

FONTERRA PASTRY Master Class

0 Comments 10 March 2010

FONTERRA PASTRY Master Class

Four Season Hotel Jakarta, 16 Februari 2010

Setelah sukses dengan Fonterra Pastry Master Class yang menghadirkan Mr. Jean Francois Arnaud (JFA) di tahun 2009 lalu, PT. Fonterra Brands Indonesia kembali menyelenggarakan acara serupa bertempat di Hotel Four Season Jakarta pada tanggal 16 Februari 2010. Dihadiri oleh para pelaku bakery, mulai dari owner dan juga baker yang datang dari beberapa kota besar di Indonesia, Bandung, Jakarta, Surabaya, Bali, Yogyakarta dan lain-lain. Acara ini berdekatan dengan diselenggarakannya Fonterra Pastry Challenge pada tanggal 18 Februari 2010.

Sebagai sebuah brand dairy products di dunia, Fonterra ingin menjadi bagian dari terciptanya inovasi dan berkembangnya sebuah bisnis bakery bukan hanya sebagai produsen dairy product. Fonterra Pastry Master Class kali ini menampilkan beberapa resep yang sedang menjadi trend di Eropa dan Asia, misalnya Chocolate Lolipop dan berbagai cake dengan ukuran yang mini. Bruno Cassasus, juru bicara Mr. Arnaud, yang juga seorang bakery konsultan di HTC Kuala Lumpur, mengatakan bahwa saat ini yang sedang menjadi trend adalah Mini Pastries Sensation in a bite dengan memperhatikan 3 unsur utama yaitu aroma dan flavor, tekstur dan penampilan (estetika), yang semuanya bisa didapatkan dalam satu gigitan. Sedangkan untuk lollipop biasanya disajikan dalam hidangan buffet, yang selain tampilannya menarik, lollipop juga digemari oleh berbagai usia karena cara menikmatinya yang unik.

Dengan ketatnya persaingan hendaknya seorang baker selalu tergerak untuk menciptakan produk yang berbeda dengan yang sudah ada dan memberi kesan tersendiri (surprising) bagi customer. Bruno juga mengingatkan bahwa pemilihan ingredients juga mempengaruhi hasil akhirnya. Dengan menggunakan kualitas ingredients yang baik dan proses produksi yang sesuai dengan prosedur, maka akan dihasilkan produk yang berkualitas pula. Kestabilan produk dan konsisten merupakan salah satu kunci keberhasilan dan mendapat kepercayaan customer. “Saat ini terus bermunculan bakery baru, maka hendaknya bakery owner menciptakan produk-produk yang menjadi identitas dan berbeda dari yang suda ada. Akhirnya customer yang akan memutuskan akan memilih yang mana,” ujar Bruno.

Artikel selengkapnya dapat dibaca di majalah Bakery Indonesia edisi Maret 2010.


Leave a reply

Videos

Get the Flash Player to see the wordTube Media Player.

Translator

Indonesian flagItalian flagKorean flagChinese (Simplified) flagEnglish flagGerman flagFrench flagJapanese flagArabic flagHindi flagFilipino flagVietnamese flag                              
By N2H

Sponsors

Bakery Indonesia Magazine on Facebook

Past Articles

© 2010 Bakery Indonesia Magazine. Powered by Dragonfish Media.

Bakery Indonesia Magazine