Calf Cheese hadir untuk memenuhi kebutuhan para pengusaha Bakery di Indonesia yang menginginkan cita rasa produknya yang spesial. “Kami mengerti kebutuhan para pengusaha bakery akan bahan baku keju yang sesuai dengan selera orang Indonesia serta
harus mudah dalam handlingnya,” Edy Angputra pimpinan PT. Calf Indonesia menerangkan. “Dengan penambahan keju, prestige sebuah produk bakery diyakini akan meningkat. Misalnya ketika membeli martabak, yang masuk dalam kategori special adalah ketika ditambahkan keju sebagai isiannya,” Edy melanjutkan penjelasannya. Hal inilah yang menjadi peluang bagi PT. Calf Indonesia untuk masuk ke dalam pasar keju Indonesia.
Produk keju dengan merek “Calf Cheese” merupakan jenis Processed Cheddar Cheese yang diproduksi di Indonesia. ”Natural Cheddar Cheese yang merupakan bahan baku utama Calf Cheese, yang kami impor dari New Zealand dan Australia,” papar Edy. New Zealand dan Australia dipilih PT Calf Indonesia karena dekat dengan Indonesia sehingga memudahkan pengiriman Natural Cheese ke Indonesia serta ada jaminan bebas dari penyakit kuku dan mulut. PT. Calf Indonesia sendiri merupakan salah satu unit bisnis baru yang

dibentuk oleh PT Mero Sekawan Jaya sejak Februari 2009 lalu. “Calf Cheese diformulasikan sesuai dengan selera orang Indonesia, mulai dari tekstur, rasa, aroma dan juga warna. Calf Cheese memiliki kualitas tekstur yang lembut dan dengan aroma keju yang tidak menyengat,” Edy menjelaskan. Soal harga, Edy menjamin lebih kompetitif dibandingkan produk pesaing di kelasnya. Untuk distribusi sudah tersebar luas di seluruh Indonesia, dimana berbagai produk Mero Sekawan Jaya yang lain juga telah tersebar.
Varian Calf Cheese Menjawab Kebutuhan Bakery Yang Ketat
Calf Cheese hadir dalam 2 jenis yaitu keju block kemasan 1 Kg dan keju pasta kemasan 1 Kg. Untuk Calf Cheese Block tersedia dalam 3 varian yang dibedakan dengan warna pada kemasan yaitu Calf Blue dan Calf Green untuk jenis Premium dan Calf Red untuk kebutuhan ekonomis. Sedangkan untuk keju pasta tersedia dalam dua varian, yaitu Calf Cheese Filling 7000 dan Calf Cheese Filling 9000. “Tiap varian memiliki fungsi dan kelebihan masing-masing sesuai dengan kebutuhan konsumen dalam mengolah keju,” jelas Edy.
Survey yang dilakukan team Calf Indonesia menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa yang menjadi momok bagi pengguna keju adalah sarana penyimpanan keju yang membutuhkan ruang khusus (chiller) namun tidak semua konsumen memiliki chiller. Maka Calf Cheese dihadirkan untuk bisa disimpan dengan suhu ruang (26°-28°C). “Kami menjamin kualitas keju akan bertahan dengan baik jika disimpan dalam kondisi tertutup dan tidak ada kontaminasi dengan udara luar,” jelas Edy. “Aplikasi keju pada produk bakery di Indonesia yang paling banyak adalah keju diparut untuk topping. Kami memformulasikan Calf Cheese sesuai kebutuhan tersebut dan juga volume hasil parutan yang lebih bagus dan tidak mudah berubah bentuk,” ujar Edy. Calf Red disarankan untuk diaplikasikan sebagai bahan topping tanpa proses pemanggangan seperti pada martabak, roti donat, brownies ataupun cake.
Calf Blue dan Calf Green diformulasikan dengan kandungan Natural Cheddar Cheese yang lebih tinggi sehingga sesuai diaplikasikan untuk produk bakery yang membutuhkan keju yang harus dipanggang. Jika melalui proses pemanggangan hanya sedikit berubah warna ke agak kuning tua. Namun rasa dan
teksturnya tetap bagus karena kandungna natural cheese yang tinggi.
Untuk bahan filling roti, Calf Cheese Filling memberikan kinerja sesuai harapan. “Orang Indonesia lebih suka pasta keju yang lembut dengan rasa keju yang lembut pula”, Edy memaparkan. Calf Cheese ditawarkan dalam 2 varian yaitu Calf Cheese Filling 7000 yang memiliki aroma rempah sedangkan Calf Cheese Filling 9000 memiliki aroma keju milky yang lembut. Calf Cheese Filling cocok untuk kebutuhan roti isi keju, aneka cake, makanan berbasis keju, maupun aneka kue kering.
Calf Cheese Mendapat Sambutan Positif
Berbagai program edukasi telah dan akan terus dilaksanakan untuk memperkenalkan Calf Cheese. “Uji coba pelanggan menunjukkan mereka sangat menyukai produk kami, bahkan hasil penjualan selama tiga bulan ini melampaui harapan kami,” Edy menjelaskan dengan gembira. Calf sedang merancang suatu aplikasi produk baru yaitu bahan keju konsentrat yang digabung dengan cokelat putih. Produk ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan bakery untuk aplikasi cake yang memakai keju yang memerlukan citarasa susu dan manis. “Agustus mendatang kami akan hadir di Interfood 2009 dan kami menggunakan momentum tersebut untuk launching Calf Cheese sekaligus beraneka ragam aplikasi cheese kami,” Edy menuntaskan penjelasannya.























saya adalah penulis buku best seller soft bread yang dikeluarkan Gramedia. saya telah mengajar banyak murid dari Indonesia dan luar negeri-pada umumnya adalah pemilik bakery dan restaurant.
selama ini, saya banyak menggunakan keju natural cheddar dalam pengajaran. Tetaoi, sayang harga keju ini sangat mahal, terutama bagi konsumen indonesia. apakah keju calf dapat saya gunakan untuk kebutuhan ini. terimakasih .
dean
Dear Product/ Promotion Manager
Saya ingin bekerja sama dengan Anda.
Saya membuka usaha bakery, selama ini menggunakan keju merek lain dan skrg mencoba calf. Saya cukup puas namun mencoba untuk mencari agen yg menjual untuk wilayah tangerang. Serta mohon diinfokan best pricenya. Pemakaian saya sekitar 3-4 krt perbulan.
Rgds
Kushardi
Mohon info pendistribusian di daerah SERANG-BANTEN…mungkin bisa dbantu penjuaalan di toko kami…terima kasih
saya mahasiswa unpad ingin mencari enzim renin untuk pembuatan keju yang akan digunakan dalam penelitian. Apakah perusahaan anda menjual enzim renin? terima kasih. Tolong konfirmasi ke email saya.